- admin
- August 12, 2026
Berita
SAMARINDA – Dalam upaya memperkuat komitmen terhadap keselamatan kerja dan mutu pelayanan, seluruh pegawai wajib mengikuti kegiatan apel pagi yang dirangkai dengan Sosialisasi Budaya Keselamatan pada Selasa (11/8/26).
Acara yang berlangsung khidmat di Aula Bahempas ini menghadirkan Wakil Direktur Umum dan Keuangan, Ns. Rahmawati, S.Kep., M.M., sebagai pembicara utama.
Dalam arahannya, Ns. Rahmawati menekankan pentingnya pergeseran paradigma dari No Blaming Culture menuju Just Culture dalam lingkungan kerja sehari-hari.
“Selama ini kita mengenal No Blaming Culture di mana staf merasa aman melapor tanpa takut disalahkan. Namun, kita perlu melangkah lebih jauh menuju Just Culture—sebuah budaya yang tidak hanya mengayomi human error, tetapi juga secara adil dan transparan membedakan antara kekhilafan murni dan tindakan kesengajaan atau pelanggaran prosedur,” tegas Ns. Rahmawati di hadapan peserta apel.
Melalui sosialisasi ini, disampaikan beberapa pilar utama pendorong budaya keselamatan:
1. Keterbukaan Pelaporan: Pegawai didorong untuk tidak takut melaporkan kejadian tidak diharapkan (KTD) maupun potensi bahaya (near-miss).
2. Keadilan & Akuntabilitas (Just Culture): Memberikan batasan yang jelas antara kesalahan sistem/manusia yang butuh perbaikan dengan tindakan indisipliner yang memerlukan tindakan tegas.
3. Pembelajaran Berkelanjutan: Setiap laporan insiden diposisikan sebagai bahan evaluasi perbaikan sistem, bukan sarana untuk mencari siapa yang bersalah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai mampu menerapkannya dalam aktivitas pelayanan harian, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, transparan, serta berorientasi pada keselamatan pasien dan staf secara berkelanjutan.
Salam sehat jiwa dan raga.
(Far/Yud/humas_rsjdaham)
#rsjdahm #pemprovkaltim #apelpagi #sosialisasibudayakeselamatan #salamsehatjiwadanraga




