- admin
- November 19, 2025
Berita
Samarinda – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Timur, kembali menggelar rangkaian kegiatan Penjaringan Peserta Inovasi Kreativitas Pelayanan Perangkat Daerah (Pepes Ikan Peda) tahun 2025.
Dari sekian banyak proposal yang masuk, sebanyak 10 Perangkat Daerah berhasil lolos dalam tahap penjaringan dan berkesempatan mempresentasikan inovasi unggulannya di hadapan Dewan Juri. Sebanyak 7 orang juri yang terdiri dari unsur akademisi, pakar inovasi, dan profesional ditunjuk untuk menilai kelayakan, dampak, dan keberlanjutan dari setiap inovasi.
Sepuluh Perangkat Daerah yang terjaring menunjukkan keragaman inovasi di berbagai sektor, mulai dari pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, hingga kesehatan. Mereka berkompetisi untuk memperebutkan posisi terbaik dan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Salah satu inovasi yang menarik perhatian dalam kegiatan Pepes Ikan Peda 2025 adalah inovasi dari RSJD Atma Husada Mahakam dengan mengusung inovasi berjudul “Ketan Mas Rido”, yang merupakan akronim dari “Kenali Tanda Kecemasan Mengakhiri Hidup Depresi Secara Online”. Inovasi ini lahir dari kepedulian terhadap isu kesehatan mental yang semakin mendesak, dan berupaya menyediakan layanan skrining awal dan edukasi yang mudah diakses secara daring oleh masyarakat.
Inovator di balik “Ketan Mas Rido” adalah Sayyid Ridha Maritsa, salah seorang perawat di RSJD AHM, meskipun inovasi ini dicetuskan oleh perawat, pemaparan presentasi di hadapan 7 juri dilakukan langsung oleh Direktur RSJD Atma Husada Mahakam, Indah Puspitasari, MARS. Kehadiran dan presentasi yang disampaikan langsung oleh pucuk pimpinan ini menunjukkan komitmen tinggi manajemen terhadap pengembangan inovasi dan pelayanan kesehatan jiwa.
Turut hadir mendampingi adalah dr. Dini Adriyanti, Kabid Pelayanan Medis yang tentunya untuk mendukung implementasi inovasi Ketan Mas Rido secara berkelanjutan, diharapkan dengan ajang ini Ketan Mas Rido mendapat pengakuan yang lebih luas sehingga semakin banyak masyarakat Kaltim dapat mengakses layanan deteksi dini dan dukungan untuk kesehatan jiwa.
Salam sehat jiwa dan raga.
(Far/Yud/humas_rsjdahm)
#rsjdahm #pepesikanpeda




